Geowisata Cekungan Bayumas Bersama SMA N 4 Purwokerto

Peserta dan Panitia Geowisata Cekungan Banyumas di Singkapan Batugamping

Alhamdulillah, kegiatan awal (dan semoga bukan terakhir) tentang “praktek”  geowisata yang kami serap dari Bapak Budi B dapat kami jalankan dengan baik dan dapat dikatakan sukses (dilihat dari antusiasme peserta dan kegigihan panitia – salut untuk kalian semua). Geowisata ini bertemakan tentang geowisata cekungan Banyumas. Peserta merupakan para penerus bangsa yang sedang menempuh pendidikan di SMA N 4 Purwokerto dan dua orang wanita anggun guru geografi yang sedang mengabdi di almamater tersebut.Kegiatan geowisata terangkai selama dua hari, hari pertama (Sabtu, 22 Januari 2011) berisi tentang pengenalan apa itu geologi dan jurusan geologi di setiap universitas di Indonesia. Sayang, hanya 4 universitas (Universitas Jenderal Soedirman, ITB, STTNAS dan Akprind) yang mengenalkan jurusan geologi di almamaternya masing-masing.

Siswa Siswi SMA N 4 Purwokerto Dalam Acara Hari Pertama Rangkaian Geowisata Cekungan Banyumas

Pengenalan geologi disampaikan oleh glondong teknik geologi UNSOED 2007, mas Puthut PH. Peserta hari pertama ini terdiri dari siswa siswi SMA N 4 Purwokerto kelas X yang mengirim perwakilannya 15 siswa siswi tiap kelas dan berjumlah sekitar 120 anak. Kegiatan pada hari pertama ini diakhiri dengan TM tentang kegiatan yang dilaksanakan pada hari kedua yang dihadiri oleh 50 siswa siswi yang menjadi peserta tour geowisata cekungan Banyumas.

Mahasiswa Teknik Geologi STTNAS (biru) dan UNSOED

Kegiatan hari kedua (Minggu, 23 Januari 2011) adalah bergeowisata dengan tujuan 3 lokasi utama, yaitu Darmakradenan (pertambangan gamping rakyat), Gumelar (pertambangan emas rakyat) dan Curug Cipendok (curug setinggi 83 meter dan terletak pada Gunung Slamet purba).

Kegiatan hari kedua di mulai dengan breafing persiapan keberangkatan peserta dari SMA 4 Purwokerto yang kemudian berangkat dari SMA N 4 Purwokerto tepak pukul 07.45 WIB menggunakan 2 bus Teguh Muda ukuran sedang (peserta dan interpreter) dan beberapa sepeda motor (panitia dan mahasiswa STTNAS). Sampai lah kami di lokasi pertambangan gamping rakyat Darmakradenan pada pukul 08.40 WIB.

Ketua Pelaksana Geowisata Cekungan Banyumas yang Sekaligus Sebagai Alumnus SMA 4 Purwokerto dan Mahasiswa Teknik Geologi UNSOED

Lokasi ini adalah daerah terdapatnya gamping berlapis. Diterangkan tentang terbentuknya gamping dan bagaimana seharunya yang dilakukan apabila menjumpai singkapan batuan sebagai objek geologi. Peserta sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan interpreter dan diskusi aktif tentang gamping. Kegiatan ini sempat terganggu dengan supir truk yang ngotot memarkrkan truknya di sekitar kerumunan kami (apa kami sebenarnya yang mengganggu ya?). Kegiatan di lokasi pertama ini berlangsung selama 45 menit (termasuk foto-foto).

Berlanjut ke lokasi kedua yaitu pertambangan emas rakyat Gumelar. Lokasi kedua ini tak terlampau jauh dari lokasi pertama, hanya berjarak 15 menit ditempuh dengan kendaraan bermotor yang kami tumpangi. Di lokasi ini, peserta diterangkan bagaimana keterdapatan emas di lokasi ini yang tidak jauh hubungannya dengan bakso urat. Ya, maksud saya tidak jauh hubungannya dengan urat. Jadi masyarakat yang menambang emas di lokasi ini ya mencari dan mengejar urat batuan. Peserta tetap antusias mengikuti kegiatan di lokasi kedua ini.

Setelah bergeowisata di sekitar pertambangan emas rakyat, dilanjutkan dengan berbasah ria menyusuri sungai. Sungai ini telah tercemar oleh aktifitas pertambangan emas rakyat, begitulah faktanya. Kebanyakan peserta sangat penasaran dengan batuan yang mengandung emas, sehingga selalu menanyakan “mas, ini ada emasnya ga?”. Begitu peserta diberi pirit (yang wujudnya seperti emas – berwarna kuning), mereka kegirangan dan tentunya pada awalnya mereka mengira pirit tersebut adalah emas. Di lokasi sungai ini kami bertemu dangan rombongan mahasiswa UNSOED bersama MGEI yang sedang melakukan rangkaian kegiatan pengambilan sampel di sungai dan BLEG.

Salah Satu Perwakilan Dari Teknik Geologi ITB

Di lokasi kedua ini cukup meguras tenaga karena dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri sungai dan naik turun bukit. Waktu yang dihabiskan di lokasi ini adalah 1,5 jam. Sebelum menuju lokasi ke tiga, peserta dan panitia beristirahat di masjid di daerah Cilongok menuju wisata curug Cipendok. Istirahat diisi dengan merbahkan badan sejenak, makan siang dan sholat duhur.

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan di lokasi ketiga di lokasi wisata curug Cipendok. Di gerbang masuk curug dipendok, rombongan kami di sambut oleh ketua pengelola curug Cipendok yang menyampaikan wejangan dan motivasi bagi rombongan. Selanjutnya dilanjutkan berjalan kaki menuju curug setinggi 83 meter yang dikenal dengan curug Cipendok. Terjadi sedikit insiden diperjalan menuju curug, kami sempat tersasar gara-gara banyak pasangan memadu kasih di “jalan cinta”. Curug Cipendok terletak di dinding batuan andesit yang diindikasikan sebagai batuan hasil aktifitas gunung Slamet purba. Curug Cipendok ini sangat menawan dan menarik. Saking tingginya curug dan banyaknya volume air curug, cipratan air terjun terasa hingga radius 100 meter. Dari rencana hanya 40 menit di curug, akhirnya menghabiskan waktu 1,5 jam di lokasi ketiga ini.

Peserta Hari Kedua Rangkaian Geowisata Cekungan Banyumas Dengan Latar Curug Cipendok (83m)

Kegiatan geowisata cekungan Banyumas berakhir untuk saat itu dan dilanjutkan perjalanan pulang menuju SMA N 4 Purwokerto. Rombongan tiba di SMA N 4 Purwokerto tepat pukul 17.00 WIB dengan  suasana rintik hujan menyelimuti kota Purwokerto.

Menyenangkan, mengasyikan, menambah ilmu, ketagihan dan melelahkan. Itulah kesan dari para peserta geowisata cekungan Banyumas. Semoga kegiatan ini menjadi awal berkembangnya geowisata yang bertujuan mengenalkan alam geologi kepada masyarakat luas. Amin.

Apabila ada pertanyaan seputar masalah geologi, silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar. Saya sebisa mungkin akan memberikan pengetahuan tentang pertanyaan yang diajukan. Terima kasih.

Salam.

About zulfikarbasyuni

pembaca alam...
This entry was posted in Belajar Geologi, Trip and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Geowisata Cekungan Bayumas Bersama SMA N 4 Purwokerto

  1. agung suedy says:

    mo nanya ni…sebetulnya letak n batas cekungan banyumas tu dimana ato meliputi wilayah mana aj si…tq

Silahkan tanggapi celotehanku dan mari berdiskusi bersama...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s